Insight Bisnis / Omset Adalah: Pengertian dan Cara Meningkatkannya

Omset Adalah: Pengertian dan Cara Meningkatkannya

27 Maret 2026 | marketing

Kasir Pintar

Dalam menjalankan sebuah bisnis, memahami omset menjadi hal yang penting, terutama untuk melihat perkembangan penjualan dari waktu ke waktu. 

Omset adalah salah satu tolok ukur awal dalam menilai performa sebuah bisnis. Semakin besar omset yang dihasilkan, semakin besar pula peluang bisnis untuk berkembang. 

Meskipun sering dianggap sebagai tolok ukur utama, tetapi masih banyak pelaku usaha yang belum memahami bagaimana omset bekerja, perbedaan dengan profit, dan faktor yang mempengaruhinya. 

Jika tidak dipahami dengan baik, dapat mempengaruhi cara pelaku usaha dalam mengelola keuangan dan menentukan strategi bisnis.

Pengertian Omset

Omset merupakan kata tidak baku dari omzet. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), omset ditulis dengan kata omzet yang maknanya adalah jumlah uang hasil penjualan barang dagangan selama periode tertentu. 

Omset biasanya dihitung dengan menjumlahkan seluruh transaksi penjualan tanpa menghitung biaya yang dikeluarkan. Secara sederhana, omset dapat dikatakan sebagai total penjualan kotor yang tidak dikurangi biaya apapun.

Contohnya, sebuah perusahaan berhasil menjual produk dengan total Rp 15 juta dalam satu bulan, maka angka tersebut merupakan omset bulanan yang diperoleh perusahaan tersebut. 

Omset dapat dihitung menggunakan rumus sebagai berikut: 

Omset penjualan = Jumlah produk yang terjual x harga jual

Namun, jika ingin menghitung persentase omset dan membandingkan dengan omset periode sebelumnya, maka dapat menggunakan rumus:

Persentase omset = (Penjualan akhir - penjualan awal) / penjualan awal x 100%

Perlu diketahui, omset berbeda dengan pendapatan. Jika omset adalah total keseluruhan penjualan tanpa dikurangi biaya apapun, maka pendapatan adalah hasil yang diperoleh dari penjualan setelah dikurangi biaya operasional.

Cara Membedakan Omset Harian, Bulanan dan tahunan

Untuk mengukur performa bisnis, biasanya pelaku usaha menghitung omset berdasarkan periode tertentu baik itu harian, bulanan maupun tahunan. 

Perbedaan periode ini sebenarnya hanya terletak pada waktu pencatatan penjualan dan bertujuan agar pemilik bisnis dapat melihat perkembangan bisnis secara lebih terstruktur. 

1. Omset harian. 

Digunakan untuk melihat performa bisnis secara cepat dan real-time. Dengan memantau omset harian, pelaku usaha dapat langsung mengetahui apakah penjualan hari ini naik, turun atau stabil dibandingkan dengan hari sebelumnya. 

2. Omset Bulanan

Omset bulanan adalah total penjualan yang dikumpulkan selama satu bulan penuh. keuntungan dari menghitung omset bulanan adalah, pelaku usaha dapat mengevaluasi strategi bisnis secara lebih luas dan mengetahui apakah target bulanan tercapai atau tidak. 

Cara menghitung omset bulanan sangat sederhana yaitu dengan menjumlahkan seluruh pendapatan harian dalam sebulan.

3. Omset Tahunan

Omset tahunan digunakan untuk melihat perkembangan bisnis dalam jangka panjang, evaluasi bisnis secara menyeluruh, laporan resmi dan menentukan strategi bisnis yang tepat. 

Baca juga: Software Bisnis Adalah: Solusi Digital untuk Mengelola Usaha Lebih Efisien

Faktor yang Mempengaruhi Besarnya Omset

Besarnya omset sebuah bisnis tidak terjadi begitu saja, melainkan ada beberapa faktor yang mempengaruhinya, seperti:

1. Harga Produk atau Jasa

Menentukan harga produk yang tepat, berarti sebuah bisnis sudah memahami target pasar, dan nilai produk. Sebab, harga yang terlalu tinggi dapat menurunkan minat beli, sementara jika harga terlalu rendah dapat membuat bisnis rugi. 

2. Lokasi dan Aksesibilitas

Lokasi strategis menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi besarnya omset suatu bisnis. Tempat yang mudah dijangkau oleh pelanggan memiliki peluang omset lebih besar dibandingkan dengan lokasi yang sulit diakses. 

3. Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran memegang peran penting dalam menentukan besar kecilnya omset sebuah bisnis. Dengan pemasaran yang efektif dapat membantu bisnis menjangkau lebih banyak pelanggan. 

Strategi pemasaran dapat berupa promosi langsung maupun menggunakan media sosial untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas.

4. Kondisi Ekonomi

Tidak dapat dipungkiri, kondisi ekonomi masyarakat juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi besarnya omset. Ketika kondisi ekonomi masyarakat menurun, maka kegiatan jual beli juga akan menurun dan berdampak pada omset suatu bisnis.

5. Pelayanan Pelanggan

Untuk mendorong loyalitas pelanggan melakukan pembelian ulang, dibutuhkan pelayanan yang ramah, cepat dan responsif.

Dengan pelayanan yang baik, secara tidak langsung akan meningkatkan kepuasan pelanggan sehingga pelanggan akan merekomendasikan dari mulut ke mulut. Cara ini dapat memberi keuntungan pada peningkatan penjualan dan omset. 

Tips Meningkatkan Omset Penjualan

Meningkatkan omset bukan hanya soal menjual produk atau jasa lebih banyak, tetapi juga soal bagaimana bisnis bisa dikelola dengan strategi yang tepat dan konsisten. 

Berikut 3 tips yang bisa dilakukan untuk mendorong peningkatan penjualan sekaligus meningkatkan omset bisnis.

1. Mengembangkan produk baru

Untuk menarik perhatian pelanggan dan membuat pelanggan tidak bosan, pelaku usaha perlu mengembangkan produk baru yang berbeda dari kompetitor. 

2. Meningkatkan strategi bisnis

Di era teknologi yang berkembang saat ini, memanfaatkan media sosial menjadi salah satu strategi bisnis yang menguntungkan. Selain karena biayanya yang lebih murah, media sosial dapat menjangkau pelanggan lebih luas hingga keluar wilayah tempat bisnis itu berdiri. 

Dengan menggunakan strategi bisnis yang tepat, akan memperkuat branding perusahaan yang berdampak pada mudah diingat oleh pelanggan.

3. Tingkatkan kualitas dan kuantitas

Tidak hanya mengembangkan produk baru dan meningkatkan strategi bisnis saja, pelaku usaha juga harus meningkatkan kualitas dan kuantitas produk atau jasa yang ditawarkan kepada pelanggan. 

Baca juga: Apa itu Service Restoran? Panduan Lengkap untuk Pemula

Jika anda baru memiliki usaha bisnis dan belum sepenuhnya memahami bagaimana cara menghitung omset hasil penjualan. Aplikasi Kasir Pintar hadir untuk membantu bisnis anda menjadi lebih mudah dan akurat.

Pilihan Aplikasi Kasir Terbaik untuk Berbagai Jenis Usaha 

Ingin pencatatan toko lebih rapi dan mudah dikelola? Gunakan aplikasi Kasir untuk membantu mencatat setiap transaksi penjualan. Coba gratis layanan selama 30 hari.

Salah satu solusi yang mudah digunakan adalah aplikasi Android Kasir Pintar yang dirancang untuk membantu pencatatan penjualan secara praktis.

Melalui Kasir Pintar, kamu dapat mencatat setiap transaksi penjualan sekaligus melakukan beberapa aktivitas seperti:

  • Atur stok barang
  • Mencatat berbagai macam metode transaksi penjualan
  • Laporan usaha lengkap
  • Manajemen Pelanggan (CRM)
  • Manajemen Karyawan & Cabang Usaha dan masih banyak lagiaplikasi kasir pintar

download aplikasi kasir pintar

Pintar HR: Inovasi HRIS Modern untuk Mengelola Bisnis lebih Efisien 

Kini hadir! Pintar HR sudah bisa diunduh di Playstore dan siap menjadi solusi terbaik untuk manajemen karyawan yang lebih efisien dan terorganisir. Dengan sistem HRIS berbasis cloud, Anda bisa memantau kehadiran, mencatat rekap absensi, hingga mengelola penggajian secara otomatis dari mana saja.

pintarHR

Kenapa Harus Pintar HR?

✅ Harga Terjangkau – Mulai dari Rp 260 per staff per hari
✅ Diskon 50% untuk pengguna Kasir Pintar Pro
✅ Fitur lengkap: Absensi online, rekap kehadiran, hingga laporan gaji
✅ Memudahkan siklus penggajian, tanpa drama akhir bulan

Solusi Tepat untuk UMKM & Bisnis Bertumbuh

Dengan Pintar HR, Anda tak perlu lagi pusing urus data karyawan manual. Semuanya bisa dilakukan lewat satu aplikasi yang praktis dan efisien. Waktunya upgrade manajemen SDM Anda!

📲 Download sekarang: https://bit.ly/PintarHR
🌐 Info lengkap: pintarhr.com

Artikel Terkait

Kasir Pintar lazyload
Kasir Pintar

Mulai Bisnis
Bersama Kasir Pintar

Jalankan bisnis secara otomatis dengan
Aplikasi Kasir Pintar dan Coba Gratis selama
30 Hari tanpa syarat

Download Sekarang

Lihat Brosur